News Update :

Guna Mengetahui Baso Tikus Atau Bukan, Harus Dites DNA

Tuesday, May 12, 2015

Dinkes Kota Cimahi akan memeriksa dan melakukan uji laboratorium sampel baso yang diduga diposting Imas Dyanti terkait ditemukan ekor tikus di dalam mie ayam baso yang dibelinya di warung baso depan Alfamart Jln. Melong, Cimahi Selatan beberapa waktu lalu.

Untuk mengetahui uji lab tersebut, diperkirakan baru diketahui seminggu kedepan.

Kasi Farmasi, Makanan dan Minuman, Dinkes Cimahi, Elly Herlia kepada galamedianews.com, Selasa (12/5/2015) menurutkan, pihaknya Minggu (10/5/2015) sudah melakukan pengecekan terkait adanya isu baso mengandung bahan daging tikus. Untuk uji lab, pihaknya pun mengambil sampel baso.

"Kita ambil sampel basonya. Baso yang diambil yang ada di kulkas dan panci," katanya.

Dituturkan Elly, untuk pengujian, pihaknya memang mengalami keterbatasan. Sebab untuk mengetahui baso tersebut mengadung daging tikus atau tidak harus tes DNA.

"Untuk mengetahuinnya harus tes DNA. Itu harus harus di Jakarta," jelasnya.

Meski demikian, pihaknnya tetap melakukan pengujian lain. Pengujian itu untuk mengetahui baso itu mengandung pengawet seperti borax atau tidak.

"Kita lihat dulu hasil pengujian untuk memastikan mengandung daging tikus atau tidak. Sebab hasil ke lapangan kemarin tidak bisa disimpulkan," ujarnya sambil menambahkan, dari keterangan penjual baso itu juga, dia tidak membuat baso seperti itu.

Sementara itu terlepas benar tidaknya baso tikus tersebut, Elly menuturkan, pihaknya mengimbau para pedagang tetap menjaga kebersihan lingkungan tempatnya berdagang dan tidak menggunakan bahan yang dilarang seperti pengawet dan lainnya.

Begitupun dengan masyarakat harus pintar-pintar membeli makanan yang sehat

Sumber
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright Apakabar Bandung 2012 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Modified by Blogger Tutorials.