Puluhan tahun, trotoar sepanjang Jalan Ahmad Yani (Cicadas) dikuasai
pedagang kaki lima (PKL). Saking padatnya, sinar matahari pun tidak bisa
menembus kawasan itu. Kini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mencoba
'menyentuhnya'. Para PKL akan direlokasi. Ada tiga alternatif lokasi
yang letaknya masih di Cicadas.
Hari ini, Emil, panggilan akrab
Ridwan Kamil, meninjau langsung tiga lokasi tersebut. Pertama ia
mendatangi bangunan bekas Matahari Dept Store yang kini menjadi pasar,
Jalan Ahmad Yani (tepat belokan Jalan Cikutra). Menurutnya tempat itu
bisa dimaksimalkan untuk menampung PKL dan pedagang pasar.
"Saya
sudah ketemu dengan pemiliknya, salahsatu pengusaha di Bandung, sehingga
bisa direnovasi jadi dua lantai, maksimal tiga lantai," ujarnya
Berdasarkan
data yang dikantonginya, jumlah PKL di sepanjang Jalan Ahmad Yani ada
914. "Ternyata ini ada tempat tersembunyi, tapi enggak keliatan. Ini
bisa menampung PKL, tapi memang belum seluruhnya," cetusya.
Selanjutnya
ia meninjau lahan kosong bekas bioskop misbar yang berada dekat
Kandaga. "Wah lega (luas) uy, bagus atuh. Nanti saya bikin di sini
paling bagus se Bandung Raya," ujar Emil.
Saat meninjau, sekelompok anak tengah bermain sepakbola. Emil sempat ikut bermain dan menyarangkan bola ke gawang dua kali.
Ia
pun melanjutkan perjalanan ke gedung bekas Matahari baru, di Jalan
Kiaracondong, yang kini menjadi tempat berjualan Cimol, atau pakaian
bekas. Di samping gedung terdapat area parkir luas.
"Doakan saja. Lancar atau tidak lancarnya semuanya sedang dalam proses,
Insya Allah paling telat 2015 ada perubahan di kawasan Cicadas," janji
Emil.
Emil menjamin tidak ada pengusiran PKL dan pedagang pasar di kawasan Cicadas.
"Enggak
akan pengurisran, kalau memang cukup, yang sepanjang Jalan Cikutra juga
akan dipindahkan. Gedung akan dibuat keren dan bagus, tinggal
komunikasi saja," jelas Emil. Emil menyatakan secepatnya ia akan
merancang relokasi PKL Cicadas.
sumber
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment