Untuk menstabilkan harga pangan menjelang Lebaran, Pemkot Bandung
bekerjasama dengan Pemprov Jabar menggelar Operasi Pasar Murah (OPM)
Kebutuhan Pokok Masyarakat untuk 30 kecamatan se-Kota Bandung.
Kepala
Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan, Ema Sumarna
mengatakan, tahun ini jumlah penerima OPM yakni mencapai 6.000 kepala
keluarga.
"Dari 30 kecamatan, masing masing mendapatkan jatah
sekitar 200 KK," ujar Ema usai pembukaan Operasi Pasar Murah (OPM) di
Lapangan Tegalega, Kamis (17/07/2014).
OPM kali ini, lanjut Ema, pihaknya mensubsidi sejumlah bahan pokok seperti beras, daging, gula dan lainnya.
"Kita
mensubsidi bahan pokok seperti beras harganya menjadi 5 ribu per kilo,
daging sapi 45 ribu per kilo, gula pasir, minyak goreng dan telur ayam.
Masing masing subsidinya 7 ribu per kilogram," jelasnya.
Di
tempat yang sama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, OPM ini
bertujuan agar masyarakat ekonomi menengah ke bawah bisa memenuhi
kebutuhan pokoknya selama bulan ramadan, yang biasanya kesulitan karena
ulah spekulan menaikan harga.
"Ya ini adalah momen yang
ditunggu-tunggu karena biasanya kita menjual harga kebutuhan pokok
dengan harga yang lebih murah, tapi kualitas barangnya sama," ujar Emil,
sapaan akrab Ridwan.
Ia pun akan menindak tegas bagi pedagang yang menaikan harga melewati
batas kewajaran. Karena menurutnya, pergerakan harga yang wajar hanya
naik sekitar 20-25 persen.
"Segera laporkan apabila menemukan harga yang tidak masuk akal," tegasnya.
Selain itu, ia juga mengimbau kepada warga untuk mengurangi konsumsi kebutuhan pokok yang berlebihan.
"Sesuai
hadist mengatakan, makanlah sebelum lapar dan berhenti makan sebelum
kenyang, jadi makanlah seperlunya jangan sampai kekenyangan. Kita perlu
melakukan penghematan dan mengubah gaya hidup seperlunya saja," ucapnya.
sumber
Stabilkan Harga, Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar Gelar Operasi Pasar
Friday, July 18, 2014
Labels:
Bandung
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment