Komisioner Komisi Pemilihan Umum Sigit Pamungkas mengatakan, pihaknya telah membahas soal kelanjutan kerja sama dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg). Hanya, sikap KPU itu belum akan dipublikasikan sebelum ada pembahasan di antara kedua pihak.
"KPU sudah mendiskusikan kemarin-kemarin, dan tinggal komunikasikan saja. Kami sudah mendiskusikan kelanjutan kerja sama dengan Lemsaneg yang disikapi oleh KPU. Alternatif pilihan juga ada. Masing-masing pihak tidak berpendapat dulu sebelum bertemu," ujar Sigit di sela-sela Senam Sehat Pemilu di Jakarta. Minggu (24/11/2013).
Sigit mengatakan, pascapenandatanganan nota kesepahaman antara KPU dan Lemsaneg pada 24 September 2013 lalu, kedua pihak belum bertemu lagi. Menurutnya, pertemuan akan segera digelar pekan ini.
"(Pertemuan) secepatnya lah. Arah pembicaraan, arah penyelesaiannya ini. Sebelum ganti bulan," katanya.
Ditanya soal alternatif pengamanan data pemilu, lanjutnya, ada opsi bekerja sama dengan beberapa lembaga yang tergabung dalam konsorsium. "Ya lihat nanti saja. Apakah dalam bentuk konsorsium," katanya.
Polemik panjang terkait wacana kerja sama itu telah membuat Lemsaneg menyatakan kesiapannya mundur dari rencana pengamanan data tersebut. "Kami sudah siap menarik diri dari penyelenggaraan Pemilu 2014 untuk mengakhiri polemik berkepanjangan yang kontraproduktif bagi kemajuan demokrasi Indonesia," kata Kepala Lemsaneg Djoko Setiadi, Jumat (22/11/2013).
Kerja sama itu mencakup lima aspek. Aspek pertama adalah penyediaan dan pengembangan sumber daya manusia dalam pengamanan sistem dan jaringan teknologi informasi. Kedua, penyediaan perangkat dan sistem pengamanan data dan informasi. Ketiga, pengamanan dokumen elektronik dan distribusinya. Keempat, pengamanan data center dan perangkat yang digunakan. Kelima, pengamanan data elektronik dan komunikasi pimpinan KPU.
Sumber : KOMPAS.com
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment