Sepeda Bambu, Antik dan Ramah Lingkungan
Wednesday, October 30, 2013
Saat INILAH mengamati berbagai tipe sepeda yang bahannya terbuat dari bambu itu, ada kesan antik, artistik, indah, mempesona dan ramah lingkungan tergambar dari sepeda tersebut.
Sepeda bambu tipe balap atau road bike misalnya, dilihat dari bentuknya yang siap tempur untuk menjajal medan jalan beraspal dan nonaspal, tak kalah dengan model sepeda balap modern yang berbahan logam.
Frame atau rangka road bike yang merupakan bagian pokok sepeda terlihat kokoh meski bahannya bambu.
"Ada lagi kelebihan lainnya, jenis sepeda berbahan material bambu ini mempunyai kerangka ringan, dan bahkan kekuatannya bisa melebihi aluminium, karbon, baja, titanium, dan logam lainnya," tutur sesepuh di Komunitas HAUR, Gungun, kepada INILAH, Rabu (30/10/2013).
Tak hanya tipe sepeda balap saja ternyata, masih ada sepeda fixie, tandem, hardtail, dan sepeda lipat. Dengan banyaknya tipe yang dibuat, sepeda buatan komunitas HAUR menjadi buruan banyak orang, terutama luar negeri. Apalagi, harga yang ditawarkan tergolong murah, antara Rp3-25 juta.
"Kami sudah mengirim hasil produksi ini ke Brasil dan negara lain," terangnya. "Untuk produksi banyak, seperti ke Jepang, kami belum bisa penuhi, karena terkendala jumlah orang yang bisa memproduksi," terangnya.
Untuk mengerjakan pesanan sepeda bambu, Gungun dibantu 20 orang. Meski begitu, dia akui jumlah tersebut masih kurang jika dibandingkan dengan permintaan pasar yang cukup tinggi.
"Maka kami mengajak komunitas Cangkilung yang terdiri dari beberapa komunitas yang bergelut dalam bambu. Kami akan bagikan ilmu ini gratis, khusus untuk mereka yang tergabung dalam komunitas Cangkilung," tuturnya.
Sumber
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment