News Update :

Sopir Bus Maut di Cianjur Resmi Jadi Tersangka

Wednesday, February 27, 2013

Sopir bus Mustika Mega Utama ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan yang menewaskan 18 orang di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Sopir bernama Pandi (45), warga Kampung Cibeuning, Desa Pamijahan, Bogor, masih dirawat di ruang isolasi RSUD Cianjur dan dalam pengawasan polisi. Polres Cianjur menyebut sopir bus lalai sehingga menyebabkan nyawa orang hilang.

Pandi mengalami luka berat di kepala, tangan, dan belum sadarkan diri.

Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Sudewo, mengatakan, dari hasil pemeriksaan di TKP, tidak ada bekas rem di jalan. Ini mengindikasikan rem bus blong. Selain itu, posisi perseneling digigi tiga. Artinya, bus dalam kecepatan tinggi saat melintas di jalan menurun.

Sementara itu, bangkai bus kini berada di asrama haji, Ciloto, Cianjur.
 
Sebanyak 18 jenazah korban kecelakaan bus pariwisata Mustika Mega Utama di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tiba di Kampung Cikemang, Desa/Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Kamis (28/2/2013) pagi.

Isak tangis keluarga pecah saat ambulans yang membawa para jenazah tiba di sebuah masjid. Bahkan, tidak sedikit anggota keluarga korban yang pingsan.

Satu per satu jenazah dikeluarkan dari ambulans dan dimasukkan ke masjid. Di masjid tersebut, jenazah diserahterimakan dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor ke pihak keluarga.

Setelah diserahterimakan, jenazah langsung disalatkan. Kemudian, jenazah dibawa ke RSUD Ciawi untuk dimandikan dan dikafani.

Berdasarkan data terakhir, jumlah penumpang yang ikut berziarah mencapai 70 orang. Padahal kapasitas bus hanya 60 orang. Dari 70 penumpang, sebanyak 18 di antaranya tewas. Korban tewas bertambah satu dini hari tadi.

Sementara korban luka kini dirawat di beberapa rumah sakit, yakni RSUD Cimacan, RSUD Cianjur, RSUD Ciawi, dan RSUD Leuwiliyang.

Seperti diketahui kecelakaan terjadi pada Rabu siang kemarin sekira pukul 11.30 WIB. Bus dalam perjalanan ke sebuah makam di Cianjur. Sopir kehilangan kendali saat bus melintas di jalan menurun dan berkabut. Akibatnya, bus menghantam tebing di sebelah kiri. - See more at: http://bandung.okezone.com/read/2013/02/28/527/768793/tangis-pecah-saat-18-jenazah-korban-bus-maut-tiba-di-bogor#sthash.wnCtWLp5.dpuf
Sebanyak 18 jenazah korban kecelakaan bus pariwisata Mustika Mega Utama di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tiba di Kampung Cikemang, Desa/Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Kamis (28/2/2013) pagi.

Isak tangis keluarga pecah saat ambulans yang membawa para jenazah tiba di sebuah masjid. Bahkan, tidak sedikit anggota keluarga korban yang pingsan.

Satu per satu jenazah dikeluarkan dari ambulans dan dimasukkan ke masjid. Di masjid tersebut, jenazah diserahterimakan dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor ke pihak keluarga.

Setelah diserahterimakan, jenazah langsung disalatkan. Kemudian, jenazah dibawa ke RSUD Ciawi untuk dimandikan dan dikafani.

Berdasarkan data terakhir, jumlah penumpang yang ikut berziarah mencapai 70 orang. Padahal kapasitas bus hanya 60 orang. Dari 70 penumpang, sebanyak 18 di antaranya tewas. Korban tewas bertambah satu dini hari tadi.

Sementara korban luka kini dirawat di beberapa rumah sakit, yakni RSUD Cimacan, RSUD Cianjur, RSUD Ciawi, dan RSUD Leuwiliyang.

Seperti diketahui kecelakaan terjadi pada Rabu siang kemarin sekira pukul 11.30 WIB. Bus dalam perjalanan ke sebuah makam di Cianjur. Sopir kehilangan kendali saat bus melintas di jalan menurun dan berkabut. Akibatnya, bus menghantam tebing di sebelah kiri. - See more at: http://bandung.okezone.com/read/2013/02/28/527/768793/tangis-pecah-saat-18-jenazah-korban-bus-maut-tiba-di-bogor#sthash.wnCtWLp5.dpuf
Sebanyak 18 jenazah korban kecelakaan bus pariwisata Mustika Mega Utama di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tiba di Kampung Cikemang, Desa/Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Kamis (28/2/2013) pagi.

Isak tangis keluarga pecah saat ambulans yang membawa para jenazah tiba di sebuah masjid. Bahkan, tidak sedikit anggota keluarga korban yang pingsan.

Satu per satu jenazah dikeluarkan dari ambulans dan dimasukkan ke masjid. Di masjid tersebut, jenazah diserahterimakan dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor ke pihak keluarga.

Setelah diserahterimakan, jenazah langsung disalatkan. Kemudian, jenazah dibawa ke RSUD Ciawi untuk dimandikan dan dikafani.

Berdasarkan data terakhir, jumlah penumpang yang ikut berziarah mencapai 70 orang. Padahal kapasitas bus hanya 60 orang. Dari 70 penumpang, sebanyak 18 di antaranya tewas. Korban tewas bertambah satu dini hari tadi.

Sementara korban luka kini dirawat di beberapa rumah sakit, yakni RSUD Cimacan, RSUD Cianjur, RSUD Ciawi, dan RSUD Leuwiliyang.

Seperti diketahui kecelakaan terjadi pada Rabu siang kemarin sekira pukul 11.30 WIB. Bus dalam perjalanan ke sebuah makam di Cianjur. Sopir kehilangan kendali saat bus melintas di jalan menurun dan berkabut. Akibatnya, bus menghantam tebing di sebelah kiri. - See more at: http://bandung.okezone.com/read/2013/02/28/527/768793/tangis-pecah-saat-18-jenazah-korban-bus-maut-tiba-di-bogor#sthash.wnCtWLp5.dpuf
Sebanyak 18 jenazah korban kecelakaan bus pariwisata Mustika Mega Utama di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tiba di Kampung Cikemang, Desa/Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Kamis (28/2/2013) pagi.

Isak tangis keluarga pecah saat ambulans yang membawa para jenazah tiba di sebuah masjid. Bahkan, tidak sedikit anggota keluarga korban yang pingsan.

Satu per satu jenazah dikeluarkan dari ambulans dan dimasukkan ke masjid. Di masjid tersebut, jenazah diserahterimakan dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor ke pihak keluarga.

Setelah diserahterimakan, jenazah langsung disalatkan. Kemudian, jenazah dibawa ke RSUD Ciawi untuk dimandikan dan dikafani.

Berdasarkan data terakhir, jumlah penumpang yang ikut berziarah mencapai 70 orang. Padahal kapasitas bus hanya 60 orang. Dari 70 penumpang, sebanyak 18 di antaranya tewas. Korban tewas bertambah satu dini hari tadi.

Sementara korban luka kini dirawat di beberapa rumah sakit, yakni RSUD Cimacan, RSUD Cianjur, RSUD Ciawi, dan RSUD Leuwiliyang.

Seperti diketahui kecelakaan terjadi pada Rabu siang kemarin sekira pukul 11.30 WIB. Bus dalam perjalanan ke sebuah makam di Cianjur. Sopir kehilangan kendali saat bus melintas di jalan menurun dan berkabut. Akibatnya, bus menghantam tebing di sebelah kiri. - See more at: http://bandung.okezone.com/read/2013/02/28/527/768793/tangis-pecah-saat-18-jenazah-korban-bus-maut-tiba-di-bogor#sthash.wnCtWLp5.dpuf
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright Apakabar Bandung 2012 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Modified by Blogger Tutorials.