Badan Kehormatan merupakan salah satu Alat Kelengkapan Dewan
di DPRD Kota Bandung, sesuai Peraturan DPRD Kota Bandung Nomor 01 Tahun 2009
tentang Tata Tertib DPRD Kota Bandung.
Sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Bandung 2014-12019,
Endun Hamdun dari Fraksi Hanura menuturkan bahwa Badan Kehormatan sendiri
memiliki tupoksi mengamati, mengevaluasi dispilin, etika dan moral para anggota
DPRD dalam rangka menjaga martabat dan kehormatan sesuai dengan kode etik.
Disamping itu, Badan Kehormatan juga meneliti dugaan pelanggaran yang dilakukan
anggota DPRD terhadap peraturan Tata Tertib dan Kode Etik serta sumpah/janji.
Untuk saat ini Badan Kehormatan sendiri masih tetap beranggotakan
lima orang, dan inilah susunan Badan Kehormatan DPRD Kota Bandung.
Ketua :
Endun Hamdun dari Fraksi Hanura
Wakil Ketua : Dudy
Himawan dari Fraksi Nasdem
Anggota : Tedy
Rusmawan dari Fraksi PKS, Troyadi G. Lucas dari Fraksi PDIP dan Aan
Andi Purnama dari Fraksi Demokrat.
“Untuk tahun 2015 kemarin ada beberapa
permasalahan yang ditangani ole BK menyangkut rekan kita di anggota dewan yang
terlibat masalah hokum namun semua itu merupakan ranah hokum dan bukan maslah
BK, kami hanya memonitoring apabila ada hal-hal yang menyangkut kode etik”,
ujarnya.
“Nah, menyakut masalah tersebut kami
barangkali hanya memberikan suatu keringanan dan barangkali itu masih bisa
ditolerir cumin itu 100% adalah masalah menyangkut urusan hokum bukan maslah
untuk ke BKannya. Juga ada beberapa anggota dewan yang terlibat permasalahan
keluarga yang dating ke BK dan Alhamdulillah kami bisa menyelesaikannya”,
tambah Endun Hamdun.
“Untuk Program 2016, kami sudah menyusun
program selain penyempurnaan kode etik dan tata beracara karena selama ini kami
belum mempunyai kode etik dan tata beracara yang baku dan masih menginduk ke yang
lama dan ini perlu kajian dan penyempurnaan apabila memang belum disempurnakan.
Mengingat untuk wilayah-wilayah yang lain sudah amat sangat sempurna untuk
masalah kode etiknya. Untuk kota Bandung masih mengadop pada kode etik yang
tahun sebelumnya jadi BK yang selama ini dipimpin oleh kami masih mengacu pada
BK yang lama”, katanya menutup pembicaraan.


0 comments:
Post a Comment