News Update :

Sempat Surut, Cingised Kembali Diterjang Banjir

Wednesday, January 20, 2016

Walaupun sempat surut, banjir masih menggenangi wilayah Jln. Cingised, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (20/1/2016). Banjir yang sempat surut pada Rabu pagi, kembali naik menggenangi Jln. Cingised pada pukul 14.00 WIB karena hujan lebat yang terjadi di sekitar wilayah Arcamanik.
Banjir yang berasal dari luapan air Sungai Cironggeng nampak menggenangi Jln. Cingised sepanjang 150 meter. Air yang bercampur lumpur terlihat menutupi jalan dan juga rumah warga. Di beberapa titik banjir, ketinggian air mencapai betis orang dewasa.
Salah seorang warga yang rumahnya terendam paling parah, Neni (54), bercerita air mulai naik dan menggenaingi rumahnya sejak Selasa sore.
"Kemarin (Selasa, 19/1) karena hujan besar, air masuk ke rumah saya dari sekitar jam lima sore," terang Neni kepada galamedianews.com, Rabu (20/1/2016).
Neni mengaku, ini bukan pertama kalinya wilayah Cingised terserang banjir.Tapi Neni mengeluhkan banjir yang terjadi akhir-akhir ini semakin parah karena adanya pengurukan lahan kosong yang berada di dekat Jln. Cingised.
"Biasanya tiap hujan memang banjir tapi tidak pernah masuk rumah, tapi sejak ada pengurukan tanah tiap hujan air masuk rumah. Apalagi kemarin hujannya deras," kata Neni yang sudah tinggal di Jln. Cingised sejak tahun 1992.
Walaupun air sudah memasuki rumah, Neni menolak mengungsi ke Posko Kesehatan yang terletak di Rusunawa Cingised. Neni memilih bertahan di rumahnya dan menjaga barang-barang miliknya.
"Lebih baik di rumah aja, bikin tanggul air. Nanti kalau (hujannya) besar, baju saya di bawa ke mana," jelas Neni.
Menurut data yang dimiliki Kelurahan Cisaranten Kulon, banjir yang terjadi di Cingised menggenangi 3 RT yang ada di sekitar Sungai Cironggeng. Dari ketiga RT tersebut terdapat 482 keluarga yang menjadi korban banjir.
Untuk menanggulangi banjir yang terjadi, beberapa pihak ditejunkan ke Cingised. Sejak banjir pada hari Selasa, pihak Kepolisian, PMI Kota Bandung, Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Sosial terlihat datang di lokasi untuk membantu warga dan juga menanggulangi banjir.
Untuk menyurutkan air yang menggenangi Jalan Cingised pihak Bina Marga berusaha menyedot air meggunakan pompa.
"Untuk sementara kami berusaha penaggulangan dan penyedotan agar air tidak menggenang, lalu air diarahkan ke sungai lagi," jelas Heri Ridwan, Kordinator Lapangan dari DBMP.
Heri menambahkan, air harus dipompa kembali ke sungai karena posisi Jln. Cingised yang lebih rendah dari Sungai Cironggeng. Selain menggunakan pompa dari DBMP, di lokasi juga nampak traktor milik swasta yang digunakan untuk mengangkat lumpur yang nenumpuk di sepanajng jalan.
Untuk mempermudah proses penaggulangan banjir, pihak kepolisian menutup Jln. Cingised dari arah Jln. Cisaranten Kulon hingga di depan Rusunawa Cingised. Jalan sempat dibuka bagi kendaraan roda dua pada siang hari ketika air sempat surut, tapi ketika hujan terjadi pada sore hari, air kembali naik dan pihak kepolisian memutuskan kembali menutup Jln. Cingised. 

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright Apakabar Bandung 2012 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Modified by Blogger Tutorials.