Pemerintah Kota Bandung kemungkinan tidak akan menggelar pawai
kemenangan Persib Bandung pada tahun-tahun mendatang. Hal tersebut
menyusul masih adanya aksi nakal yang dilakukan sejumlah Bobotoh saat
pawai berlangsung pada, Minggu (25/10/2015) .
Meski
demikian, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengaku tidak ingin
tergesa-gesa dalam mengambil sebuah keputusan. Pasalnya, pihaknya baru
akan memberikan keputusan setelah melakukan evaluasi bersama pihak
kepolisian dalam pekan ini.
"Minggu ini kita
evaluasi. Kalau kepolisian menyatakan tidak ada lagi rekomendasi, saya
tetap kepada komitmen saya, mungkin parade seperti ini tidak ada lagi,"
ungkap pria yang akrab disapa Emil saat ditemui di kawasan Batununggal
Kota Bandung, Senin (26/10/2015).
Emil mengatakan,
pawai kemenangan Persib Bandung memang sempat dinodai oleh ulah oknum
Bobotoh. Akan tetapi, komplain terbanyak justru berasal dari daerah
Bandung Timur yang tak terlewati iring-iringan tim Persib Bandung.
"Justru
disana itu tidak ada pawai, diduga Bobotoh itu datang kebanyakan dari
luar Kota Bandung yang datang berombongan dan berbuat ulah disana,"
katanya.
Emil menyesalkan perilaku kekanak-kanakan
oknum Bobotoh yang tidak menaati peraturan yang sudah ditentukan
sebelumnya. Padahal, Emil sudah mengingatkan hal tersebut kepada Bobotoh
yang ingin mengikuti pawai kemenangan Persib Bandung.
"Bobotoh
tidak dewasa belum bisa menaati aturan yang sederhana dan merugikan
orang lain. Tetapi saya belum bisa memberikan jawaban apakah akan format
perayaannya diganti atau seperti apa, tunggu evaluasi," tandas Emil.
Sumber
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment