Di balik penutup wajah warna hitam, Robbi Abbas buka suara seputar lika
liku hidupnya menjadi mucikari papan atas. Ia menjajakan 'anak asuhnya'
dari kalangan artis seksi via online untuk melayani nafsu birahi pria
hidung belang berkantong tebal.
Robbi Abbas mengaku telah menjalani bisnis esek-esek ini sejak tahun
2013. Ia memiliki koleksi 200 nama perempuan jelita. 'Anak asuhnya' ini
berasal mulai dari kalangan artis, model, pemain sinetron, hingga
mahasiswi. Usianya berkisar 22 hingga 35 tahun.
Robbi menawarkan
'anak asuhnya' melalui BBM. Dalam percakapan pria yang memakai nama
Obbie di BBM-nya ini awalnya mengirimi foto artis seksi dan harga yang
fantastis ke klien mulai dari paling murah Rp 30 juta hingga termahal Rp
200 juta untuk short time alias durasi 3 jam. Kemudian dilakukan
pertemuan dan ada tawar menawar. Biasanya bisa makan siang hingga dua
kali, hingga kemudian deal.
Pria hidung belang yang telah
sepakat harrga, lalu membayar tunai saat pertemuan itu dilakukan.
Penikmat jasa PSK artis mulai dari berbagai kalangan dan pengusaha. Dari
transaksi itu, Robbi mengaku meraup uang Rp 20 hingga Rp 30 juta dalam
sebulan.
Selama menjadi mucikari, Robbi menyampaikan para artis
yang menjadi anak asuhnya itu terjerumus ke limbah pelacuran bukan
karena terpaksa. Mereka justru yang menawarkan diri menjadi PSK. Artis
seksi pun mengajukan syarat, salah satunya hanya ingin berkencan di
hotel berbintang atau sang artis dibawa ke luar negeri, seperti Boston,
Kuala Lumpur, Malaysia, dan Thailand.
Sepak terjang Robbi di
dunia hitam akhirnya terbongkar. Ia dibekuk bersama artis AA di hotel
bintang lima di Jakarta pada Jumat 8 Mei. Robbi resmi ditetapkan sebagai
tersangka dan dijerat pidana pemucikarian. Sementara artis AA hanya
sebagai saksi. Robbi kini mendekam di tahanan Mapolres Jaksel.
Penyesalan
memang selalu datang terlambat. Begitu pula yang dirasakan Robbi yang
kini hanya bisa menyesali perbuatannya. Robbi memohon maaf kepada
keluarga dan teman-temannya. Ia bahkan mengajak artis yang menjadi PSK
bertobat.
Sumber
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment