Rencana pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla
(Jokowi-JK) yang akan menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), disikapi
santai oleh pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Di Kota
Bandung, hingga awal November ini masih belum ada hambatan apapun
terutama soal pasokan BBM ke SPBU.
Tidak seperti sebelumnya-sebelumnya, saat rencana kenaikan harga BBM muncul ke permukaan, kerap terjadi kehebohan di tengah masyarakat. Banyak masyarakat yang khawatir dan akhirnya mencari-cari BBM. Mereka biasanya khawatir stok BBM di SPBU akan berkurang atau bahkan hilang sementara waktu.
Pengelola SPBU Pasirkoja 88, Dudung Nurachmat menuturkan, hingga saat ini masih belum ada informasi lanjutan soal kenaikan harga BBM. Pihaknya masih tetap melayani konsumen seperti biasanya.
"Rencana (kenaikan) itu memang ada. Kalau kami di SPBU sih masih beroperasi seperti biasa," ujar Dudung, Senin (3/11/2014).
Ia menambahkan, rencana kenaikan harga BBM itu juga tidak berpengaruh pada pasokan ke SPBU yang dikelolanya. Pasokan masih normal seperti biasanya.
"Masih normal-normal saja. Pasokan masih seperti biasa dan tidak ada gangguan sama sekali," kata Dudung sambil menambahkan, pasokan ke SPBU-nya sehari mencapai 24 ton dengan tiga jenis BBM yaitu premium, pertamax dan solar.
Selain pasokan, Dudung juga menyebut penjualan BBM untuk tiga jenis, premium, pertamax dan solar masih lancar dan normal. Sejauh ini masih belum ada lonjakan pembelian yang signifikan.
"Penjualan juga normal, belum ada lonjakan. Masih seperti biasanya," terang Dudung.
Sumber
Tidak seperti sebelumnya-sebelumnya, saat rencana kenaikan harga BBM muncul ke permukaan, kerap terjadi kehebohan di tengah masyarakat. Banyak masyarakat yang khawatir dan akhirnya mencari-cari BBM. Mereka biasanya khawatir stok BBM di SPBU akan berkurang atau bahkan hilang sementara waktu.
Pengelola SPBU Pasirkoja 88, Dudung Nurachmat menuturkan, hingga saat ini masih belum ada informasi lanjutan soal kenaikan harga BBM. Pihaknya masih tetap melayani konsumen seperti biasanya.
"Rencana (kenaikan) itu memang ada. Kalau kami di SPBU sih masih beroperasi seperti biasa," ujar Dudung, Senin (3/11/2014).
Ia menambahkan, rencana kenaikan harga BBM itu juga tidak berpengaruh pada pasokan ke SPBU yang dikelolanya. Pasokan masih normal seperti biasanya.
"Masih normal-normal saja. Pasokan masih seperti biasa dan tidak ada gangguan sama sekali," kata Dudung sambil menambahkan, pasokan ke SPBU-nya sehari mencapai 24 ton dengan tiga jenis BBM yaitu premium, pertamax dan solar.
Selain pasokan, Dudung juga menyebut penjualan BBM untuk tiga jenis, premium, pertamax dan solar masih lancar dan normal. Sejauh ini masih belum ada lonjakan pembelian yang signifikan.
"Penjualan juga normal, belum ada lonjakan. Masih seperti biasanya," terang Dudung.
Sumber



0 comments:
Post a Comment