News Update :

Ketua MK: Kalau Nggak Lihat, Jangan sok Muda

Tuesday, August 12, 2014

Dalam persidangan mendengarkan keterangan saksi dari pasangan Prabowo-Hatta, Ketua majelis hakim konstitusi Hamdan Zoelva menyindir, saksi Prabowo.

Hal ini terjadi, saat Hamdan meminta saksi untuk membacakan jumlah pemilih di Kotawaringin Kalimantan Barat. Namun saksi justru mengaku tidak jelas melihat tulisan angka yang terlalu kecil.

"Kalau enggak lihat jangan sok muda, ada kaca mata nggak di situ? Pakai kacamata," kata Hamdan, Selasa (12/8/2014).

Akhirnya, saksi ini meminta izin untuk mengambil kacamata yang ada di dekatnya. Di wilayah Kecamatan Pangkalannada, Kota Waringin Barat ini, kubu Prabowo-Hatta mempermasalahkan soal DPKTb (Daftar Pemilih Khusus Tambahan).

"Banyak DPKTb, di sini ada penyelewengan kepala desa mengeluarkan surat keterangan domisili, ada 94 surat keterangan domisili," tutur saksi tersebut.

Selain itu, Saksi Prabowo-Hatta dari Kalimantan Tengah, Abdul Audah juga mengunkapkan kecurangan. Dia menyebut, adanya praktik bagi-bagi sembako sebelum pemungutan suara dilakukan.

"Tanggal 8 Juli saya dan kawan-kawan menemukan tumpukan paket sembako dan kaos nomor urut dua di kantor kecamatan satu, saya videokan," kata Abdul.

Menurut Abdul, paket sembako tersebut berasal dari Pemkab Tanah Bumbu, disertai foto bupati wilayah setempat. "Katanya ini paket lebaran, dikasih awal puasa di masa tenang kampanye," tukasnya.

sumber
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright Apakabar Bandung 2012 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Modified by Blogger Tutorials.