Penyerang Sriwijaya FC Palembang, Dzumafo Epandi mengaku kesulitan menembus pertahanan Persib Bandung. Timnya kalah 0-4 dari tim tuan rumah di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Sabtu (15/6) sore.
Pemain dengan status pinjaman dari Persib ini tidak menyangka timnya menderita kekalahan dengan selisih 4 gol. Jangankan mencetak gol, tim berjuluk Laskar Wong Kito ini tidak menciptakan shot on goal sepanjang pertandingan.
Pemain dengan status pinjaman dari Persib ini tidak menyangka timnya menderita kekalahan dengan selisih 4 gol. Jangankan mencetak gol, tim berjuluk Laskar Wong Kito ini tidak menciptakan shot on goal sepanjang pertandingan.
�Ga nyangka bisa terjadi seperti ini. Kita sulit menembus pertahanan Persib,� ungkap Dzumafo saat ditemui setelah pertandingan.
Dzumafo mendapat pengawalan ketat dari Abanda Herman. Setiap pergerakannya selalu dibayangi defender Persib tersebut.
Dengan tambahan 3 poin, Persib menggeser SFC di peringkat 3 klasemen sementara Liga Super Indonesia 2013. Namun Dzumafo yakin SFC masih bisa menyusul Persib karena selisih 1 pertandingan. Persib mengumpulkan 47 poin dari 24 pertandingan. Sedangkan SFC mengoleksi 45 dari 23 laga.
Menghadapi mantan klubnya, striker asal Kamerun ini mengaku tidak emosional. Meski Putaran I lalu dirinya berkostum Persib, saat ini Dzumafo fokus membela tim asuhan Kas Hartadi.
�Persib masa lalu. Tadi aku ga emosi, walaupun main lawan mantan tim, aku senang. Aku fokus ke tim aku sekarang. Aku hanya mau memberikan yang terbaik untuk tim aku,� sebutnya.



0 comments:
Post a Comment